Listrik statis adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari muatan listrik dalam keadaan diam. Dengan adanya muatan listrik, sebuah benda mempunyai kemampuan menarik benda-benda kecil dan ringan yang ada didekatnya. Gejala kelistrikan yang demikian disebut listrik statis, yaitu listrik yang tidak mengalir atau listrik yang muatan-muatannya dalam keadaan diam. Eksperimen ilmiah tentang listrik atau gejala kelistrikan pertama kali dilakukan oleh seorang yunani yang bernama Thales Miletus (625-547 SM)
B. Muatan Listrik
Pada umumnya benda bersifat netral. Pemberian muatan listrik pada benda dapat dilakukan dengan menggosok permukaan benda dengan benda lain. Setelah benda bermuatan listrik, muatannya diam pada benda itu. Selanjutnya, muatan listrik itu dinamakan muatan listrik statis atau muatan listrik diam
1. Struktur Atom
Atom adalah bagian terkecil dari suatu benda yang tidak dapat dibagi-bagi lagi secara ilmiah. Bagaimanakah bentuk atom itu? Tersusun dari apa sajakah atom itu? Teori atom menyebutkan bahwa zat terdiri dari atom-atom. Setiap atom terdiri atas inti atom(nukleon)yang bermuatan positif dan dikelilingi oleh satu atau lebih elektron yang bermuatan negatif. Elektron berputar mengelilingi inti atom sehingga membentuk suatu lintasan yang disebut lintasan elktron. Berikut gambar atom:
Satuan muatan listrik menurut SI adalah coulomb. Besarnya muatan ditentukan oleh besarnya gaya yang dihasilkan. Jika sebuah benda bermuatan negatif sebesar 5 coulomb, artinya benda tersebut kelebihan elektron sebanyak 5 coulomb, begitu pula sebaliknya.
2. Interaksi Dua Buah Muatan Listrik
Interaksi pada dua muatan yang berlainan jenis yang saling didekatkan akan berbeda dengan dua muatan sejenis yang saling didekatkan. Interaksi antara dua buah muatan listrik yang saling didekatkan disebut gaya listrik. Gaya yang terjadi antara dua buah muatan listrik disebut gaya elekrostatis.Jadi dapat disimpulkan bahwa dua muatan yang sejenis jika didekatkan akan tolak-menolak, sedangkan dua muatan yang tidak sejenis akan tarik-menarik.
3. Hukum Coulomb
Diketahui bahwa gaya listrik yang bekerja pada dua muatan mempunyai sifat-sifat berikut:
- Gaya listrik antara dua muatan sebandung dengan besar muatan masing-masing.
- Gaya listrik antara dua muatan berebanding terbalik dengan kuadrat jarak antara dua muatan tersebut.
- Gaya listrik antara dua muatan berlawanan adalah tarik-menarik, sedangkan muatan yang sejenis tolak-menolak.
- Gaya listrik antara dua muatan bekerja pada garis penghubung antara kedua muatan tersebut.
Hubungan antara gaya tarik atau gaya tolak antara kedua muatan, ditulis dalam hukum coulomb yang berbunyi:
Besarnya gaya tarik-menarik atau tolak-menolak dua muatan listrik sebanding dengan besarnya masing-masing muatan listrik dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan


